Beberapa bulan ini perhatian kita tertuju dengan yang namanya bank century,bank yang telah membuat para nasabahnya kelimpungan dan kebingungngan karena uangnya menghilang dengan sangat aneh dan ajaib,hilang tanpa bekas bak di telan bumi,sepertinya neh..dari yang namanya rakyat kelas atas samapai rakyat jelata tertuju kekasus masalah bank century ini,apa lagi yang namanya media masa dan electronic dari mulai malam sampai malam lagi tidak bosan bosan nya menyuguhi masalah kasus century ini,dan kayak nya juga tuh kalau di ukur dari rating nya pastilah kasus century mendapat rating yang tinggi mengalahkan rating sinetron yang paling top yang selalu di senangi para ibu ibu dan anak remaja itu he..he..he..
Lepas dari masalah tinggi rendah nya rating yang paling kelimpungan dan repot tentu saja para nasabah yang harus rela berpanas panasan demo setiap hari berkoar koar menuntut uang mereka supaya kembali
Setelah keadaan semakin hangat dan meruncing,barulah pemerintah ambil aksi dengan membentuk team pansus,untuk mengendus dan melacak kemana tuh uang nasabah maupun uang bill out untuk penyehatan bank tersebut menghilang,yang jumlahnya neh..mencapai 6.7 trilyun itu menghilang,tentu saja untuk membentuk team itu pemerintah harus menggelontorkan dana yang tidak sedikit,biaya nya saja mencapai 2milyar lebih,dan dari mana tuh uang segitu banyak?apa para pansus yang terdiri dari anggota dewan itu mau patungan untuk mengeluar kan dana yang segitu banyak?wah..wah..manalah mereka mau,tentu saja uang nya diambil dari uang rakyat,untuk gaji dan tunjangan saja yang katanya neh mencapai puluhan juta setiap bulannya saja mereka masih merasa kurang,belum lagi berbagai fasilitas yang bisa mereka nikmati..
Kerja pansus pun dikawal ketat,siang malam terus dipelototi leh rakyat,berharap pansus bekerja bagus,bak seorang jagoan yang sedang menumpas kejahatan neh..team pansus pun beraksi,para saksi yang tak lain dari para petinggi negeri inipun di panggil satu persatu dicerca berbagai pertanyaan seputar century mengapa harus di keluarkan kebijakan ini mengapa harus di keluarkan kebijakan itu,lagian juga ngapaen bank yang udah terindikasi mengidap penyakit keronis itu harus disehatkan kembali bukannya seperti menjahit kain yang sudah lapuk?
Nah..biar kerja mereka kelihatan sangat serius dan bersungguh sungguh neh..action dan acting pun dibuat bak seperti pemain si netron kawakan,saling hujat dan saling cerca antara anggota team pansus pun jadi tontonan setiap hari,padahal tuh dibelakang mereka tertawa bersama sama,makan bersama sama bahkan nyanyi dan berkaraoke bersama sama,atau mungkin karna anggota dewan kita yang sebagian terdiri dari pemain sinetron dan para pelawak ya,jadi tentu saja sangat pandai beracting ria ya..mudah mudahan tidakbegitu hehehehe,para saksipun tentu saja tak kalah actingnya,walaupun mereka bukan para pemain sinetron,tapi actingnya tak kalah sama para pemain sinetron profesional,dari yang menjawab tidaktahu,senyum senyum sampai yang pura pura bodoh,dan bengong bengong juga ada
Demo setiap hari bukannya semakin padam dan reda,malah semakin marak dimana mana,dan ujung ujungnya aparat harus adu jotos dan adu otot dengan para pendemo sepertinya neh dibumi kita yang berpancasila ini bukan demo klau tidak diakhiri dengan adu jotos dan adu otot ya?..sangat memprihatinkan
Perilaku dan gaya para pendemo pun semakin aneh aneh saja,gimana tidak aneh,kerbau yang seharusnya berada disawah pun harus ikut turun kekota dan dibawa ikut berdemo,katanya seh tidak ada maksud apa apa,dan menyinggung siapa siapa,malah mereka bilang neh sah sah saja kalau berdemo membawa berbagai macam hewan apa saja,kalau begitu boleh saja dong kita kalau berdemo mem bawa hewan seperti gajah,harimau,buaya dll,tentu saja ujung ujung nya yang paling direpotkan adalah para aparat ke amanan,yang memang dari dulu tidak pernah dibekali dengan berbagai macam ilmu perpawangan hewan hehehe,lagian ini demo atau lagi ke taman safari ya?tapi yang merasa tersindir tentu saja merasa gerah..ya wajar dong
Seperti nya keper cayaan rakyat untuk menyimpan uangnya dibank saat ini pastilah sudah menurun,maka nya neh kiat berharap dari pemerintah untuk membangun kembali rasa kepercayaan rakya tuntuk menyimpan uang dibank,dan tentu saja menjamin para nasabah bank tersebut
kalaulah di bank sudah tidak aman lagi untuk menyimpan uang, di mana lagi kita harus menyimpan uang?apa harus kembali kejaman perimitif simpan uang di bawah tilam atau di tanam di dalam tanah atau juga disimpan dalam celengan ayam?dan dimana lagi para koruptor harus menyimpan uang hasil curian nya yang jumlahnya milyaran bahkan terliyunan itu?apa harus dibawah tilam juga atau didalam celengan ayam?wa..wah..wah..bisa gawaaaat....
Selasa, 16 Maret 2010
Langganan:
Postingan (Atom)